BANDAR LAMPUNG (KANDIDAT) – Warga Kampung Cikondang, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung mengeluhkan keberadaan sebuah tiang kabel jaringan WiFi yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Salah satu warga Dian mengatakan, bahwa tiang yang diduga milik jaringan WiFi MyRepublic tersebut saat ini dalam kondisi miring dan posisinya terlalu menjorok ke badan jalan, sehingga mengganggu akses keluar-masuk kendaraan, khususnya roda empat.
Menurut Dian, kondisi tiang yang tidak tegak lurus itu sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum ada penanganan dari pihak terkait. Akibatnya, pengendara mobil harus lebih berhati-hati saat melintas atau ketika hendak masuk ke gang permukiman warga.
“Kalau kendaraan kecil seperti motor mungkin masih bisa lewat dengan leluasa, tapi untuk mobil cukup sulit, harus ekstra hati-hati karena tiangnya sudah condong ke jalan,” ujarnya. Minggu (03/05)
Ia menambahkan, bahwa pada malam hari kondisi tersebut menjadi lebih berisiko, terutama karena penerangan di sekitar lokasi tidak terlalu maksimal. Pengendara yang kurang waspada berpotensi tersenggol atau bahkan menabrak tiang tersebut.
Bahkan, kata dia, jika kondisi ini terus dibiarkan. Selain menghambat mobilitas, tiang yang miring dikhawatirkan bisa roboh sewaktu-waktu, terlebih saat hujan deras atau angin kencang melanda kawasan tersebut.
“Kalau sampai roboh bisa membahayakan orang lewat atau bahkan menimpa kendaraan. Ini harus segera ditangani sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya
Dari pantauan di lokasi, posisi tiang memang tampak tidak stabil dan cenderung mengarah ke badan jalan. Selain itu, penempatannya yang berada di dekat akses gang membuat ruang manuver kendaraan menjadi semakin sempit.
Ia berharap, pihak penyedia layanan internet yang bersangkutan dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap infrastruktur tersebut. “Kita juga meminta perhatian dari pemerintah daerah, khususnya instansi terkait. agar melakukan pengawasan terhadap pemasangan utilitas di ruang public,”harapnya
Menurut warga, penataan jaringan kabel dan tiang penyangga seharusnya memperhatikan aspek keselamatan, estetika, serta tidak mengganggu fungsi jalan sebagai fasilitas umum.
“Jangan sampai demi pemasangan jaringan, keselamatan warga jadi diabaikan. Kami hanya minta diperbaiki atau dipindahkan ke posisi yang lebih aman,” tandasnya.
(Okt)











