Sistem Drainase Balam Buruk

LAMPUNG (KANDIDAT) – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Tapis Berseri beberapa hari lalu kembali memunculkan persoalan klasik, yakni banjir di sejumlah ruas jalan protokol.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Provinsi Lampung Andika Wibawa mengatakan, jika pemerintah telah melakukan berbagai upaya antisipasi, mulai dari pembersihan sungai hingga saluran air. Namun fakta di lapangan menunjukkan, banjir masih kerap terjadi, bahkan di jalan-jalan utama yang menjadi etalase ibu kota provinsi.

“Curah hujan memang tinggi, dan pemerintah juga sudah melakukan bersih-bersih, seperti sungai dan drainase. Tapi yang sangat kita sesalkan, justru jalan-jalan protokol yang tergenang. Ini wajah kota kita,” kata Andika, Minggu (11/1).

Ia menilai, banjir di jalan protokol mencerminkan belum optimalnya sistem drainase dan tata kelola infrastruktur perkotaan. Padahal, kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi, pemerintahan, sekaligus jalur vital masyarakat.

“Kalau jalan protokol saja banjir, lalu bagaimana dengan kawasan pinggiran, Ini harus menjadi evaluasi serius. Apakah benar-benar tidak ada solusi jangka panjang untuk memperbaiki persoalan ini,” ujarnya.

Andika menerangkan, pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan langkah-langkah rutin, tetapi juga menghadirkan solusi komprehensif dan berkelanjutan. Mulai dari pembenahan drainase, penataan tata ruang, hingga pengawasan pembangunan agar tidak memperparah aliran air.

“Jangan sampai setiap hujan deras, masyarakat kembali dihantui banjir. Kota ini butuh solusi nyata, bukan sekadar penanganan sementara,” pungkasnya.

(Gung)