Puskesmas Rajabasa Indah Hadirkan Inovasi Pelayanan Kesehatan

Hariankandidat.co.id  – Dalam upaya menekan angka kasus HIV dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini, Puskesmas Rajabasa Indah menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan bertajuk “Bersoda Berteh Manis” (Berawal dari Sosial Media Berani Tes HIV dan IMS Lainnya).

Inovasi ini lahir sebagai bentuk kepedulian Puskesmas Rajabasa Indah terhadap peningkatan kasus HIV yang terjadi di wilayah kerjanya,berdasarkan hasil survei pendahuluan, jumlah kasus HIV di Puskesmas Rajabasa Indah mengalami peningkatan dari tahun 2020 hingga 2025, kondisi tersebut mendorong pihak puskesmas untuk melakukan berbagai langkah strategis dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, khususnya di Kecamatan Rajabasa dan Kota Bandar Lampung secara umum.

Kepala Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, MM, mengatakan bahwa inovasi ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi sekaligus mengajak masyarakat agar tidak ragu melakukan pemeriksaan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya.

“Melalui inovasi Bersoda Berteh Manis, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tes HIV secara dini,media sosial menjadi sarana yang efektif untuk memberikan edukasi, mengurangi stigma, dan mendorong masyarakat agar berani memeriksakan kesehatannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, komitmen Puskesmas Rajabasa Indah dalam penanggulangan HIV telah dimulai sejak Maret 2022, ketika petugas kesehatan mengikuti Pelatihan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP), bekal pengetahuan dan keterampilan tersebut kemudian menjadi dasar dalam pengembangan berbagai inovasi pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Program Bersoda Berteh Manis tidak hanya berfokus pada edukasi melalui media sosial, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengakses layanan tes HIV dan IMS secara sukarela, aman, dan rahasia,dengan semakin banyak masyarakat yang melakukan pemeriksaan sejak dini, diharapkan penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga mampu menekan penyebaran kasus baru.

Melalui inovasi ini, Puskesmas Rajabasa Indah berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung terwujudnya visi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam pengendalian HIV/AIDS. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya dalam menjaga kesehatannya.

Dengan semangat inovasi dan pelayanan yang humanis, Puskesmas Rajabasa Indah berharap program “Bersoda Berteh Manis” dapat menjadi contoh praktik baik dalam upaya pencegahan HIV/AIDS di Kota Bandar Lampung maupun di daerah lainnya.

(JML)