LAMPUNG (KANDIDAT) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Akar Lampung menilai pernyataan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Mardiana yang menyebut Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Mirip LSM dinilai tidak paham aturan.
Ketua LSM Akar Lampung Indra Mustain mengatakan, bahwa pernyataan Politisi Nasdem yang menyebut Dewan Pendidikan beda tipis dengan LSM, Seperti DPRD yang tidak cerdas dan tidak memiliki pengetahuan.
“Dewan itu tidak cerdas apa, kan proses mekanisme di bentuknya dewan pendidikan itukan melalui mekanisme melalui uji kompetensi melalui sebuah proses dengan regulasi. Artinya prosesnya panjang , bahkan dari awal di buatnya pemilihan dewan pendidikan itu terbuka secara umum publikasi,”kata Indra kepada media ini. Rabu (24/06).
Bahkan, Kata Indra, jika Dewan Pendidikan Kerjanya seperti LSM, Seharsunya DPRD menyanggah dibentuknya Dewan Pendidikan Lampung.
“Kenapa tidak dia sanggah dari awal kenapa dia baru sibuk sekarang, kalau dia menyampaikan bahwa dewan pendidikan itu kerjanya sama kayak LSM sama saja dia mencemooh program Pak Gubernur,” ucapnya
Artinya, sambung Indra, DPRD Provinsi Lampung seharusnya melakukan komunikasi dengan eksekutif, untuk memberi anggaran terhadap Dewan Pendidikan.
“kalau dia komplain dengan kinerja dewan pendidikan dan mempertanyakan gaji mereka dari mana, seharusnya dewan itu yang berpikir tanya sama Pak Gubernur silahkan komunikasi legislatif dan eksekutif jangan memperkeruh suasana di publik,”sambungnya.
Indra menambahkan, jika Mardiana tidak paham aturan mekanisme pengangkatan Dewan Pendidikan, Sehingga melontarkan kata-kata yang menyinggung orang lain.
“Ini dewan paham tidak dengan aturannya, paham tidak dengan proses mekanisme pengangkatan dewan pendidikan itu yang Jauh hari , jangan baru sekarang cuap-cuap cari panggung, dan saya juga tidak sepakat kalau anggota DPRD itu berkata seperti itu,”tandasnya.
(Edi)











