Hariankandidat.co.id – Dinas Pendidikan Way Kanan menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026 di Nuwa Adat yang diikuti oleh 580 peserta didik tingkat SD/MI dan SMP/MTs dari berbagai kecamatan, rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang bertujuan melestarikan bahasa dan budaya Lampung sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah di hadiri Sekdakab Machiavelli.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan way kanan Kiki Christianto melalui Sekretarisnya Sunaryo, menyampaikan FTBI bukan sekadar ajang perlombaan, akan tetapi menjadi sarana untuk menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Jangan sampai kita terbuai dengan budaya asing hingga melupakan bahasa dan budaya sendiri,” ujarnya.
Berbagai perlombaan digelar dalam festival tersebut. Untuk tingkat SD/MI, lomba meliputi dendang syair, mendongeng dalam bahasa Lampung, dan membaca aksara Lampung.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa bahasa ibu merupakan warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan oleh setiap generasi.
Menurutnya, pelestarian bahasa daerah perlu dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda tetap mengenal, memahami, dan mampu menggunakan bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari.
Dirinya sangat mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah berkomitmen merawat warisan budaya leluhur melalui kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu.
Melalui festival ini, diharapkan para pelajar tidak hanya mampu berkompetisi, tetapi juga semakin mencintai bahasa Lampung dan berperan aktif menjaga kelestarian budaya daerah di tengah arus globalisasi.
Vin











