Apresiasi Retreat Ala Gubernur Mirza

LAMPUNG (KANDIDAT) – Kegiatan retreat pejabat Pemerintah Provinsi Lampung yang digelar di Masjid Nurul Ulum mendapat apresiasi dari anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III, Muhammad Syukron Muchtar.

Syukron mengatakan, langkah tersebut menjadi inovasi positif dalam memperkuat mental, spiritual, dan soliditas aparatur pemerintah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Pemilihan masjid sebagai lokasi kegiatan merupakan keputusan tepat dibandingkan pelaksanaan di hotel atau tempat wisata yang memerlukan biaya besar,” kata Syukron kepada media. Minggu (17/05).

Menurut Syukron, Masjid merupakan tempat kondusif untuk meningkatkan moral para pejabat di Lingkungan Pemprov Lampung.

“Masjid adalah tempat yang kondusif untuk refleksi, membangun disiplin, sekaligus menjadi pengingat nilai moral bagi para pejabat sebelum mengambil kebijakan,” ucapnya.

Ia menyebut retreat tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun integritas birokrasi dan memperkuat etika pelayanan publik.

Meski demikian, Syukron mengingatkan agar kegiatan serupa tetap mengedepankan prinsip inklusivitas dan tidak bersifat memaksa.

“Program ini harus bersifat inklusif dan sukarela, bukan wajib bagi semua kalangan. Fokusnya harus pada etika publik, integritas, dan pelayanan masyarakat, bukan pada doktrin agama tertentu,” tandasnya.

Sebelumnya, retreat gelombang II ini dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, staf ahli gubernur, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, serta para pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Lampung.

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, integritas, serta ketahanan mental dan spiritual para pimpinan OPD dalam mendukung pemerintahan yang lebih solid, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Melalui retreat ini, para pimpinan perangkat daerah diharapkan semakin memiliki komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang harmonis, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan roda pemerintahan.

Diketahui, Retreat yang berlangsung pada 14–17 Mei 2026 itu diikuti pejabat pimpinan tinggi pratama bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Ulum, Kompleks Islamic Center Provinsi Lampung.

(Rst)