Lampung (Kandidat) — Sebanyak 147 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji. Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, pada Rabu (06/06/2026).
Acara berlangsung khidmat di Kompleks Islamic Center Tubaba, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.
Dalam sambutannya, Nadirsyah menekankan bahwa ibadah haji merupakan puncak dari rukun Islam yang harus dilandasi niat tulus semata-mata mengharap ridho Allah SWT.
“Ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi yang mampu. Untuk meraih haji mabrur, harus diawali dengan niat yang ikhlas serta dijalankan sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya,” ujar Nadirsyah.
Ia juga mengingatkan seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga kebersamaan, saling peduli, dan membantu satu sama lain selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tubaba, Efrizon, memaparkan bahwa awalnya kuota jamaah berjumlah 148 orang. Namun, satu orang terpaksa menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan yang mendesak.
Satu Jamaah Tertunda Sakit, jamaah tersebut bernama Darmo (70), warga Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Yukum Medical Center akibat serangan stroke.
“Seluruh jamaah dilepas usai salat Dzuhur sekitar pukul 12.00 WIB, kemudian diberangkatkan menuju Asrama Haji Rajabasa. Mereka akan tiba pukul 14.30 WIB, bermalam satu malam, lalu keesokan harinya berangkat ke Jakarta sebelum diterbangkan ke Tanah Suci,” jelas Efrizon.
Rentang Usia 15 hingga 95 Tahun dari total 147 jamaah yang berangkat, tercatat terdiri dari 67 laki-laki dan 80 perempuan. Menariknya, jamaah kali ini memiliki rentang usia yang cukup beragam.
Jamaah termuda adalah Qisma Hana Almira (15) asal Tiyuh Candra Mukti, sedangkan jamaah tertua adalah Sumarto Cokro Jaya (95) yang berasal dari Tiyuh Indraloka Jaya.
Seluruh jamaah Tubaba tergabung dalam Kloter 18 yang juga berisi jamaah dari Kabupaten Way Kanan, Mesuji, dan Lampung Tengah.
“Pemerintah daerah berharap seluruh jamaah dapat menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan pembimbing selama di Tanah Suci. Semoga diberikan kelancaran, keselamatan, dan kembali ke Tubaba dengan predikat haji mabrur,” Pungkasnya.











