Hariankandidat.co.id – rogram Adiwiyata di Tanggamus bangkit lagi setelah vakum lama. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanggamus mulai validasi 7 sekolah calon Adiwiyata Kabupaten 2026, Sabtu (13/6/2026).
Kepala bidang penataan dan penungkatan kapasitas lingkungan hidup, Gunawan mengatakan total 186 SD/MI ditambah SMP/MTs sudah daftar via aplikasi SIDIA, tapi mayoritas masih registrasi dan belajar programnya.
“Antusiasme tinggi, cuma banyak yang belum paham esensi Adiwiyata, masih kira ini lomba sarpras yg butuh biaya besar,” ujar Gunawan.
7 sekolah yg sudah divalidasi tim DLH antara lain SDN 1 Way Jaha, SMPN 2 Pugung, SD Fransiskus Gisting, SDN 3 Gisting Atas, SD IT Teladan Kotaagung, SMPN 1 Sumberejo dan SMPN 1 Gisting.
Ada 24 indikator penilaian yaitu kebijakan sekolah, pembelajaran, kegiatan partisipatif, sarpras. Fokusnya kebersihan, sampah, air, energi, keanekaragaman hayati.
Hasil sementara adalah praktik lapangan sudah jalan, tapi administrasi dan dokumentasi masih bolong. Beberapa sekolah berpotensi dapat predikat Adiwiyata Kabupaten.
Tahun 2026 DLH menargetkan menghidupkan lagi Adiwiyata ke semua sekolah. “Inti Adiwiyata bukan mempercantik, tapi budayakan peduli lingkungan ke siswa dan warga sekolah,” tegas Gunawan.
Sekolah yg lolos tingkat kabupaten akan diusulkan ke nasional. DLH juga siapkan apresiasi + pantau rutin agar budaya lingkungan jalan tiap hari, bukan pas lomba. (*)











